PDF
Print
E-mail

Upaya mengatasi masalah gizi dengan cara pemberdayaan keluarga dan masyarakat melalui Pendekatan “Positive Deviance” (PD) di Kabupaten Berau Kalimantan Selatan telah dilaksanakan sejak tahun 2011. Penyelenggara Pelatihan adalah Bagian Community Development PT Berau Coal bekerjasama dengan Positive Deviance Resources Centre (PDRC) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Prosesnya dimulai dengan pelatihan bagi pelatih (TOT) selama 6 hari diikuti oleh 25 orang peserta dari Satuan Kerja Pelaksana Daerah (SKPD), Dinas/Instansi Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Berau. Proses selanjutnya adalah pelatihan bagi para pelaksana/implementer tingkat kampung  yaitu : Kader, Aparat Kampung, Tokoh Masyarakat selama 6 hari di kampung-kampung dampingan lingkar tambang.

Dalam pelatihan implementer tingkat kampung ini, para peserta TOT menjadi Tim Pelatih didampingi oleh Tim Fasilitator dari PDRC. Peserta TOT yang aktif menjadi fasilitator dalam pelatihan implementer dari tahun 2011 sampai sekarang hanya 50% dengan pengalaman sebagai fasilitator kurang dari 3 kali, dan lebih dari 3 kali. Hasil monitoring yang telah dilakukan oleh Bagian Community Development 100% kampung dampingan telah membuka Pos Gizi satu putaran, sampai lebih dari tiga putaran sesuai dengan jumlah sasaran balita dengan berat badan kurang (gizi kurang) yang harus ditangani. Hasilnya beberapa kampung telah dapat menurunkan jumlah balita gizi kurang secara bertahap.

Keberadaan Pos Gizi di kampung dampingan PT Berau Coal telah diinformasikan dalam Pertemuan Koordinasi di Tingkat Provinsi se Kalimantan Timur oleh Bupati Kabupaten Berau. Dan pada tahun 2014 ini Dinas Kesehatan Kabupaten Berau bekerjasama dengan Bagian Community Development PT Berau Coal dan PDRC mengembangkan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan pendekatan positive deviance ini diluar wilayah lingkar tambang yaitu kecamatan pantai. Lima kecamatan tersebut adalah  Kecamatan Tabalar/Tubaan, Biatan Lampake, Talisayan, Batuputih dan Kecamatan Biduk-biduk.

Pelatihan di 5 Kecamatan ini dilaksanakan pada tanggal 24-28 Maret 2014 di GOR Kecamatan Talisayan dengan dihadir 55 orang peserta. Peserta yang hadir terdiri dari 5 orang perwakilan Tenaga Petugas Kesehatan (TPG), 5 orang bidan dan 45 orang kader dari 20 posyandu terpilih.  Pada saat pelatihan, peserta dibagi dalam 2 kelas secara paralel yaitu di Kantor Pemerintahan Kampung Talisayan ( Kelas A, 33 orang Peserta)Ruang pertemuan Puskesmas Talisayan (Kelas B, 22 orang Peserta). Sementara pelatih yang memberikan pelatihan terdiri dari 6 orang fasilitator lokal dan satu orang pendamping dari PDRC FKM UI.

Secara keseluruhan, kegiatan pelatihan di 5 kecamatan pantai di Kabupaten Berau bisa berjalan dengan baik. Berdasarkan observasi dari pendamping PDRC terhadap fasilitator lokal yang melatih PD, mereka telah melatih dengan baik, walau ada beberapa yang masih kurang. Hal ini dipengaruhi oleh jam terbang dalam melatih. Oleh karena itu pendamping menyarankan fasilitator diberikan banyak kesempatan untuk melatih PD. Rencana Tindak Lanjut (RTL) dari pelatihan PD ini adalah akan dibuka kegiatan Pos Gizi di 5 Kecamatan Pantai.(Elly Musa-Master of Trainer Postive Deviance)

 

Bulletin

S5 Box

Register

*
*
*
*
*

Fields marked with an asterisk (*) are required.