News
PDF
Print
E-mail

Pada tanggal 20 Oktober 2014 hingga tanggal 22 Oktober 2014 telah dilaksanakan pelatihan Training of Trainer Revitalisasi Posyandu disalah satu perkebunan IndoAgri di Sumatera Selatan. Peserta yang hadir dalam pelatihan ini ada 16 orang merupakan perwakilan dari  kader dan petugas kesehatan di perkebunan PT. Laju Perdana Indah Sumatera Selatan.

Pelatihan ini di fasilitasi oleh 2 orang pelatih lokal yang sudah mengikuti pelatihan Master of Trainer Revitalisasi Posyandu di Medan.  Tujuan pelatihan ini adalah memberikan pemahaman serta pembekalan kepada petugas kesehatan dan kader di wilayah Sumatera Selatan sehingga mereka dapat mengaplikasikannya di wilayah masing-masing untuk pengembangan kegiatan posyandu mereka. Pelatih dari PDRC FKM UI bertugas mendampingi dan fasilitator lokal.

Materi yang diberikan dalam pelatihan meliputi materi posyandu, SKDN, antropometri dan cara penghitungan umur, belajar praktek pengukuran, gizi seimbang, 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan Komunikasi Motivasi.  Materi-materi tersebut diberikan pada hari pertama dan kedua pelatihan. Sementara hari ketiga diisi dengan micro teaching.

Semua peserta cukup antusias dan fokus dalam mengikuti pelatihan karena mereka belum pernah mendapat pelatihan tentang gizi. Mereka juga mendapat banyak pengetahuan dan keterampilan yang sangat berguna dalam pelaksanaan posyandu. Harapan dari perserta pelatihan adalah kelengkapan alat antropometri sehingga memudahkan dalam penimbangan dan pengukuran balita. Selain itu diharapkan adanya perhatian dari atasan sehingga memotivasi ibu balita dan kader untuk hadir dalam kegiatan posyandu.

 

 
PDF
Print
E-mail

Tahun 2014, PT. Berau Coal Tbk  kembali bekerja sama dengan PDRC dalam penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Positive Deviance untuk Pelaksana. Pelatihan  ini direncanakan dalam  4 tahap di 5 kampung lingkar tambang PT. Berau Coal.  Tujuan dari pelatihan adalah untuk memberikan pembekalan  kepada  para pelaksana yang akan implementasi PD mengenai pendekatan PD. Selain itu  juga untuk menjadi media pembelajaran bari paara pelatih Kabupaten Berau agar lebih terlatih dalam  melatih PD. Pelatih dari PDR bertugas mendampingi pelatih lokal dari Kabupaten Berau.

Pelatihan  berlangsung selama 6 hari dari 13 Oktober 2014 hingga tanggal 18 Oktober 2014 di Kampung Long Lanuk dan Kampung Rantau Panjang di Kabupaten Berau Propinsi Kalimantan Timur Pelatihan  ini diikuti oleh 35 peserta perwakilan dari Kader Posyandu, Tim PKK, Pengurus RT dan Ibu Rumah Tangga. Selama 6 hari  peserta mengikuti pelatihan dengan antusias, dimulai dari jam 8.30 sampai dengan jam 17.00 WITA  dengan  jumlah  jam  pelajaran  pelatihan  seluruhnya  adalah 40 jam dengan perjamnya sekitar 45 menit.  Materi yang diberikan mengacu pada buku Panduan Positive Deviance untuk Kader  Jilid 1 dan 2 yang disusun oleh PDRC dan PLAN Indonesia. Menurut Ibu  Aisyah Rosalinda, SKM (Pelatih PD dari PDRC), dalam menentukan  intervensi  dalam penanganan gizi dibutuhkan analisa data sehingga lebih tepat dan efektif pelaksanaannya. Sebagai contoh  dalam pembentukan Pos Gizi minimal ada 8 balita, jika hanya sedikit maka intervensi dengan Pos gizi mungkin kurang tepat. Akan lebih efektif dengan konseling pada ibu-ibu yang memiliki balita kurang berat badan dan untuk kader diberi bekal tentang makanan pendamping ASI (MP ASI)

 
PDF
Print
E-mail

IndoAgri dan Positive Deviance Resource Centre Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia kembali melaksanakan Training of Trainer Revitalisasi Posyandu. Pelatihan yang dilaksanakan di perkebunan IndoAgri wilayah Penajam Kalimantan Timur ini berlangsung selama 3 hari dari tanggal 23 September hingga tanggal 25 September 2014. Sebanyak 16 peserta yang merupakan perwakilan dari petugas kesehatan dan kader di perkebunan wilayah Penajam dan Mariango (MAE) hadir dalam pelatihan tersebut.

Pelatihan yang di fasilitasi oleh pelatih lokal yang sudah mendapat pelatihan Master of Trainer Revitalisasi Posyandu  ini bertujuan memberikan pemahaman serta pembekalan kepada petugas kesehatan dan kader di wilayah Penajam sehingga nantinya nantinya ilmu yang mereka dapatkan bisa diaplikasikan di wilayah masing-masing untuk pengembangan kegiatan posyandu mereka. Pelatih dari PDRC FKM UI bertugas mendampingi dan fasilitator lokal.

Hari pertama pelatihan diisi oleh materi posyandu, SKDN, antropometri dan cara penghitungan umur. Pada hari kedua peserta belajar praktek pengukuran, gizi seimbang, 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan Komunikasi Motivasi. Sementara hari ketiga diisi dengan micro teaching. Untuk acara pembukaan, dibuka secara resmi oleh Bapak Suyitno, Asisten Kebun PT. KMS PNE (PT. Kebun Mandiri Sejahtera Penajam Estate).

Secara keseluruhan pelatihan bisa berjalan dengan lancar walau ada beberapa alat yang tidak tersedia seperti alat pengukur panjang badan dan KMS yang besar sehingga pelatihan kurang optimal. Diharapkan pada pelatihan selanjutnya, penyelenggara menyiapkan semua yang dibutuhkan dalam pelatihan. Untuk para pelatih lokal diharapkan lebih menguasai materi sehingga lebih siap dalam melatih dan tidak gugup.



 
PDF
Print
E-mail

Pada tanggal 11-13 Juni 2014, IndoAgri kembali mengadakan pelatihan Training of Trainer Revitalisasi Posyandu bekerja sama dengan PDRC FKM UI. Pelatihan diadakan di Riam Indah Estate Mura Sumatera Selatan yang diikuti oleh 14 orang peserta dengan latarbelakang pendidikan bidan dan perawat.

Hari pertama pelatihan diawali dengan acara pembukaan oleh manager Riam Indah Estate dan dilanjutkan dengan kegiatan Pre Test, yang bertujuan untuk melihat sejauh mana pengetahuan peserta training tentang kegiatan posyandu. Hasil tes ini akan dibandingkan dengan hasil test pada post test, sehingga bisa terlihat seberapa besar pengaruh pelatihan terhadap pengetahuan peserta.

Ibu Triyanti, tim dari PDRC FKM UI menjadi pendamping pelatih selama pelatihan berlangsung. Sementara yang bertindak sebagai pelatih adalah petugas kesehatan dari IndoAgri yang telah mengikuti pelatihan MOT Revitalisasi Posyandu.

Selama tiga hari, peserta TOT diberikan materi mengenai konsep posyandu, 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), gizi seimbang, Antropometri dan komunikasi motivasi. Hasil Pre dan Pos Test peserta menunjukkan ada peningkatan pengetahuan peserta. Sementara untuk keterampilan pengukuran masih harus ditingkatkan karena masih banyak peserta yang lupa dengan prosedur pengukuran. Secara keseluruhan pelatihan dikatakan dapat berlangsung dengan lancar. Peserta pelatihan merasa senang mengikuti pelatihan ini karena mendapat banyak ilmu baru yang bermanfaat. Mereka juga berharap pelatihan seperti ini agar terus diadakan dan ditingkatkan.

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Bulletin

S5 Box

Register

*
*
*
*
*

Fields marked with an asterisk (*) are required.