News

ELN-PDRC News

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Gizi yang baik merupakan dasar dari kehidupan yang sehat dan sejahtera. Dalam siklus kehidupan, gizi memegang peranan penting mulai dari pembentukan dan perkembangan organ sewaktu janin hingga memelihara kesehatan di usia lanjut. Tidak heran, isu gizi selalu menjadi perhatian dan pembahasan global.

Tahun 2012 lalu, WHO mengadakan pertemuan tahunan yang diikuti seluruh negara anggota WHO (WHA-World Health Assembly) untuk merumuskan upaya peningkatan status gizi dan kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita secara global. Upaya peningkatan status gizi dan kesehatan ini ditargetkan akan tercapai pada tahun 2025 mendatang.

Terdapat enam poin penting dalam Target Global WHA 2025, seperti menurunkan sebesar 40% jumlah anak yang pendek dan sangat pendek, menurunkan sebesar 50% kasus Anemia pada wanita usia subur, menurunkan sebesar 30% kasus bayi dengan berat lahir rendah, menurunkan kasus balita kurus hingga kurang dari 5%, mencegah meningkatnya kasus gizi lebih pada balita, dan meningkatkan kesadaran pemberian ASI Eksklusif untuk bayi (setidaknya 50% bayi diberi ASI Eksklusif).

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Kegiatan Training of Trainer (TOT) Program Revitalisasi Posyandu kembali diadakan di salah satu Posyandu binaan IndoAgri. Kegiatan ini berlangsung pada 18-22 Agustus 2015 bertempat di daerah Banyuwangi, Jawa Timur. Peserta yang hadir dalam pelatihan ini berjumlah 15 orang yang merupakan perwakilan dari  kader dan petugas kesehatan di perkebunan PT. London Sumatera (Lonsum).

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Desember 2015 lalu, Tim Monitoring PDRC FKM UI melakukan kunjungan ke Posyandu Binaan IndoAgri di Banyuwangi (Jawa Timur) dan Bulukumba (Sulawesi Selatan). Kegiatan ini berlangsung pada 9 Desember 2015 di Banyuwangi dan 2-3 Desember 2015 di Bulukumba. Terdapat beberapa komponen yang dipantau dalam program revitalisasi posyandu ini, diantaranya adalah penyelenggaraan posyandu. Dalam hal penyelenggaraan, monitoring dilakukan pada lima langkah kegiatan posyandu, meliputi pendaftaran, penimbangan dan pengukuran panjang badan/tinggi badan dan LiLA, pencatatan KMS, penyuluhan/konseling, dan pelayanan kesehatan. Selain itu, dipantau pula sarana dan prasarana posyandu serta keterampilan para tenaga kesehatan dan kader dalam melakukan pengukuran antropometri. Sebagaimana idealnya penyelenggaraan posyandu, pemantauan status gizi dan kesehatan tidak hanya ditujukan pada bayi/balita tetapi juga ibu hamil, ibu nifas, ibu menyusui, dan wanita usia subur.

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Sejak tahun 2002, pendekatan Positive Deviance (PD) telah diadopsi oleh berbagai instansi baik pemerintah maupun non pemerintah untuk mengatasi masalah gizi pada anak balita di 41 Kabupaten di 15 Provinsi di Indonesia. Salah satu anggota PD yang aktif hingga sekarang menjalankan pos gizi, salah satunya adalah daerah Kabupaten Tangerang.