PD Profile

Collaboration with NGO

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

 

Nama Daerah Implementasi PD

     
1.Aceh
2.Medan
3.Padang
4.Pulau Nias
5.Serang
6.Lebak
7.Depok
8.Subang
9.Karawang
10.Cimahi
11.Cianjur
12.Garut
13.Sukabumi
14.Bogor
15.Kuningan
16.Bekasi
17.Tangerang
18.Jakarta Pusat
19.Jakarta Timur
20.Jakarta Barat
21.Jakarta Utara
22.Jakarta Selatan
23.Pulau Seribu
24.Surabaya
25.Sidoarjo
26.Malang

27.Ponorogo
28.Makasar Sulawesi Selatan
29.Takalar Sulawesi Selatan
30.Jeneponto Sulawesi Selatan
31.Kabupaten Selayar Sulawesi Selatan
32.Luwu Timur Sulawesi Selatan
33.Pontianak Kalimantan Barat
34.Sampit Kalimantan Tengah
35.Berau Kalimantan Utara
36.Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara
37.Kefamenanu NTT
38.Soe NTT
39.Atambua NTT

40.Dompu NTB
41. Halmahera Maluku Utara
42. Papua

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

LATAR BELAKANG

Pendekatan Positive Deviance (PD) merupakan sebuah metode yang mulai banyak dilakukan di dunia kesehatan dengan tujuan untuk menangani masalah kesehatan yang didasarkan pada asumsi bahwa sebagian solusi untuk masalah-masalah kesehatan tersebut sudah ada atau dipraktekkan di dalam masyarakat itu sendiri, hanya perlu diidentifikasi.

Pendekatan ini berbasis pada “kekuatan” dan “modal” atas dasar keyakinan bahwa di setiap masyarakat ada individu atau kelompok tertentu yang mempunyai  kebiasaan dan perilaku unik yang memungkinkan mereka dapat menemukan cara-cara yang lebih baik untuk mencegah dan mengatasi permasalahan kesehatan dibandingkan tetangga-tetangga mereka yang memiliki sumber daya dan menghadapi resiko yang sama.

Sejak pertama kali dilaksanakan di Indonesia tahun 2002, pendekatan Positive Deviance (PD) telah diadopsi oleh berbagai instansi baik pemerintah maupun non  pemerintah di 41 Kabupaten di 15 Provinsi, terutama untuk mengatasi masalah gizi pada anak balita. Namun selain masalah gizi, PD juga telah digunakan untuk mengatasi masalah kesehatan dan sosial lainya antara lain perdagangan anak perempuan. PD cukup berhasil dalam mengatasi masalah kekurangan gizi pada balita. Kegiatan implementasi PD di Kota Depok, Jawa Barat, berhasil mengantarkan Depok meraih Milennium Development Goals (MDGs) Award 2011 untuk kategori  nutrisi. Di tahun yang sama, PT Berau Coal Tbk juga berhasil mendapatkan Platinum Award Corporate social responsibility (CSR) 2011 untuk untuk kategori MDG 4 melalui Program pelayanan kesehatan anak balita menggunakan Pendekatan Positive Deviance.

Program pelatihan pendekatan positive deviance merupakan program pelatihan yang disusun secara khusus oleh PDRC untuk meningkatkan kemampuan SDM  berbagai pihak yang berkepentingan dalam pelayanan agar memahami dan mampu mengimplementasikan pendekatan PD di daerahnya. Lokasi pelatihan diadakan di institusi yang bersangkutan atau di luar lokasi,  dengan jumlah peserta minimal 15 orang  dan maksimal 20 per kelas.

TUJUAN

Tujuan Umum :

Meningkatkan pemahaman peserta mengenai pendekatan Positive Deviance (PD) sehingga dapat melakukan implementasi PD di daerahnya.

Tujuan khusus :

Peserta pelatihan diharapkan :

  1. Paham dan mampu menjelaskan konsep pendekatan Positive Deviance
  2. Memahami cara menemukan permasalahan di wilayahnya
  3. Memahami cara memilih kebiasaaan dan perilaku unik yang akan diadopsi dalam kegiatan intervensi (Positive Deviance Inquiry/PDI).
  4. Memahami cara merancang kegiatan intervensi berdasarkan temuan praktek perilaku unik dari keluarga positive deviance
  5. Memahami cara menyiapkan,  melaksanakan dan memantau kegiatan intervensi
  6. Memahami cara melakukan kunjungan rumah
  7. Memahami cara melakukan kegiatan sosialisasi dan advokasi

MATERI

  1. Pemaparan Pendekatan Positive Deviance
  2. Penjelasan mengenai Langkah-langkah Pembelajaran PD
  3. Penjelasan Teori Komunikasi
  4. Pembuatan kuesioner
  5. Praktek Diskusi Kelompok (DK)
  6. Praktek Kunjungan Rumah (KR)
  7. Praktek analisis hasil DK dan KR sehingga ditemukan perilaku PD
  8. Rencana Tindak Lanjut (RTL) – mengacu pada Desain

METODE PELATIHAN

  1. Ceramah dari narasumber
  2. Diskusi kelompok
  3. Simulasi
  4. Bermain peran (role play)
  5. Latihan (baik secara individu maupun kelompok)

FASILITATOR

  1. Ir. Elly Musa, M. Kes
  2. Dr. Ir. Diah M. Utari, M. Kes
  3. Ir. Siti Arifah Pujonarti, MPH
  4. Ir. Asih Setiarini, M. Sc
  5. Ir. Trini Sudiarti, M. Si
  6. Fasilitator Positive Deviance dari Dinas Kesehatan Jawa Barat dan DKI Jakarta

BIAYA

Durasi

2 hari

Biaya Menghubungi PDRC*
Biaya Termasuk Pembicara dan modul untuk semua peserta
Biaya Tidak Termasuk Konsumsi (makan siang dan makanan ringan), ruang kelas, LCD, laptop untuk presentasi pembicara, soundsistem, ATK dan prasarana yang  digunakan pada saat pelatihan, absensi,  dan tiket pesawat /transportasi dan penginapan jika diluar Jabodetabek (Ini semua ditanggung oleh pihak yang mengundang)

SEKRETARIAT

Positive Deviance Resource Centre (PDRC) FKM UI
Gedung F. Lantai 3 Ruang 308 FKM UI
Kampus UI Baru Depok 16424
Telepon : 021– 98496984
Website : www.pdrc.or.id
Email     : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Download Leaflet

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Positive deviance introduced in Indonesia since 2002. Many organization use this approach to solve the problem in their program. Here the profile of their program since 2002:

Mercy Corps
•    Profile PD in Indonesia
•    Profile PD at Kembangan District

Catholic Relief Services
•    Profile PD at Kupang

Islamic Relief
•    Profile PD in Indonesia

PLAN Indonesia

•    Profile PD at Sikka District
•    Profile PD at Banda Aceh
•    Profile PD at Sikka, Lembata, and Dompu NTT

Save The Children
•    Profile PD at Garut
•    Profile PD at Subang
•    Profile PD at Sukabumi
•    Profile PD at Bekasi
•    Profile PD at Cimahi

SurfAids

Profile PD at Nias